Sidang Putusan Tom Lembong, Simpatisan Nyanyikan Indonesia Raya di Ruang Sidang

Sidang Putusan Tom Lembong, Simpatisan Nyanyikan Indonesia Raya di Ruang Sidang

Simpatisan Tom Lembong

Eks Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong tiba ruang sidang Hatta Ali pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Ia memasuki ruang sidang untuk menjalani sidang pembacaan putusan terkait kasus dugaan korupsi importasi gula. 

Pantauan di lokasi, Tom Lembong memasuki ruang sidang sekira pukul 13.48 WIB dengan mengenakan kemeja putih. Saat berjalan menuju kursi terdakwa, sejumlah simpatisan yang sudah di dalam ruang sidang menyambut Tom Lembong dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. 

“Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku…,” kata simpatisan Tom Lembong mengawali menyanyikan Indonesia Raya di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (18/7/2025). 

Kemudian, Tom Lembong terlihat sempat menyapa sejumlah pengunjung sidang dan kemudian memasuki area persidangan. 

Diketahui, Jaksa penuntut umum menuntut majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menghukum eks Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong dengan hukuman penjara 7 tahun. 

Jaksa menilai, Tom Lembong terbukti melakukan korupsi secara bersama-sama dalam kegiatan importasi gula.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Thomas Triskasih Lembong dengan 7 tahun penjara,” kata Jaksa membacakan amar tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (4/7/2025). 

pragmatic slot88 online terpercaya

Ingatkan Pentingnya Jaga Sinergitas ke 2.000 Capaja, Kapolri: Perkuat Komunikasi yang Baik!

Ingatkan Pentingnya Jaga Sinergitas ke 2.000 Capaja, Kapolri: Perkuat Komunikasi yang Baik!

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan pembekalan kepada 2.000 Calon Perwira Remaja (Capaja) di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (18/7/2025). 

Sigit meminta agar para Capaja memperkuat sinergitas saat menjalankan tugas di lapangan, karena berbagai tantangan ke depan akan semakin kompleks. Untuk itu, ia menilai, sinergitas menjadi kunci untuk menuntaskan tantangan yang ada.

“Saya selalu mengingatkan pentingnya menjaga sinergitas, karena apa? Kalau TNI-Pori terpecah, maka negaranya dalam keadaan bahaya,” ujar Sigit dalam pembekalannya kepada para Capaja, Jumat (18/7/2025).

Menurutnya, kekuatan utama menjaga pilar bangsa ini adalah TNI-Polri. Hal itu pun menjadi salah satu penekanan yang kerap disampaikan Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran TNI dan Polri.

slot88 online

Anies Baswedan hingga Rocky Gerung Hadiri Sidang Putusan Tom Lembong

 Anies Baswedan hingga Rocky Gerung Hadiri Sidang Putusan Tom Lembong

Anies Baswedan dan Rocky Gerung hadiri sidang putusan Tom Lembong

Eks Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong, menjalani sidang pembacaan putusan terkait kasus dugaan korupsi importasi gula, Jumat (18/7/2025). 

Pantauan di lokasi, eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan hadir secara langsung di ruang sidang Hatta Ali dalam pembacaan vonis tersebut. Anies terlihat memasuki ruang sidang sekira pukul 14.02 WIB. 

Dalam kesempatan itu Anies didampingi Ahli Hukum Tata Negara, Refly Harun. Terlihat juga eks Pimpinan KPK, Saut Situmorang. Tidak berselang lama, akademisi, Rocky Gerung terlihat memasuki ruang sidang. Kemudian Refli, Rocky Gerung, Anies, dan Saut Situmorang duduk di satu kursi yang sama. 

Perlu diketahui, jaksa penuntut umum menuntut majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menghukum eks Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong dengan hukuman penjara 7 tahun. 

https://christianseifert.net

Viral! Makanan Siswa Program Bergizi di Tuban Ditemukan Belatung

Viral! Makanan Siswa Program Bergizi di Tuban Ditemukan Belatung

Menu Makanan MBG di Tuban Ditemukan Belatung

Warganet dihebohkan dengan beredarnya video penemuan belatung di dalam makanan gratis, yang dibagikan kepada siswa dalam program makan bergizi di dua sekolah di Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. 

Video yang direkam oleh siswa ini sontak viral, dan memicu kekhawatiran publik soal kualitas makanan dalam program nasional tersebut.

Dalam video berdurasi 53 detik yang tersebar luas di media sosial dan grup WhatsApp, tampak beberapa ekor belatung masih hidup dan bergerak di dalam kotak makan yang berisi nasi dan lauk ayam.

Makanan tersebut diketahui berasal dari program makan bergizi gratis yang dicanangkan pemerintah pusat untuk meningkatkan gizi dan konsentrasi belajar para siswa.

Baca Juga:

Perluas Program MBG, Bapanas Beri Menu Makan Berbasis Kearifan Lokal

Kejadian ini terjadi di dua titik sekaligus, yakni di SMAN dan SMKN Tambakboyo, Kabupaten Tuban. Total terdapat empat kotak makan yang dilaporkan mengandung belatung, dua kotak di masing-masing sekolah.

Korban Tewas Banjir Bandang Texas Bertambah Jadi 131 Orang

Korban Tewas Banjir Bandang Texas Bertambah Jadi 131 Orang

Ilustrasi.

Jumlah resmi korban tewas akibat badai dan banjir di Texas, Amerika Serikat (AS), telah meningkat menjadi 131 orang pada Senin (15/7/2025), sementara pihak berwenang memperingatkan bahwa hujan lebat akan kembali datang. Angka korban baru ini diumumkan 10 hari setelah banjir bandang di Hill County yang disebabkan oleh hujan deras mengubah Sungai Guadalupe menjadi aliran deras yang dahsyat.

Sebuah pantauan banjir dari Badan Meteorologi Nasional (National Weather Service), yang memperkirakan hujan lebat hingga 1,2 meter, telah dirilis hingga Selasa (15/7/2025) pagi untuk sebagian besar wilayah Texas tengah, mulai dari Rio Grande di timur hingga San Antonio dan Austin.

Warga tepi sungai serta tim pencari yang masih menyisir tepian sungai diimbau untuk mencari tempat yang lebih tinggi hingga bahaya terakhir berlalu.

Pencarian korban tambahan di sepanjang Sungai Guadalupe juga dihentikan sementara karena kekhawatiran akan banjir pada Minggu (14/7/2025).

Gubernur Texas, Greg Abbott, pada Senin mengatakan badai telah merenggut setidaknya 131 nyawa di Texas sejak 4 Juli, sebagian besar kematian tersebut terjadi di dalam dan sekitar Kerrville, naik dari 120 yang dilaporkan pada Jumat (11/7/2025).

Ia mengatakan 97 orang masih tercatat hilang di wilayah Kerrville Raya, turun dari lebih dari 160 orang yang menurut pihak berwenang tidak diketahui keberadaannya minggu lalu.

Menag Nasaruddin: Madrasah Cetak Pemimpin Masa Depan Bangsa

Menag Nasaruddin: Madrasah Cetak Pemimpin Masa Depan Bangsa

Menag Nasaruddin: Madrasah Cetak Pemimpin Masa Depan Bangsa

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, mengatakan, madrasah memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan akhlak yang kuat.

Hal itu diungkapkan Nasaruddin saat membuka kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) 2025, di MAN 4 Jakarta, Senin (14/7/2025).

 “Madrasah mencetak anak-anak yang salih dan cerdas. Bukan hanya untuk dunia, tapi juga untuk akhirat. Dari madrasah akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan bangsa,” ujar Nasaruddin.

Nasaruddin mengisahkan tentang Syekh Abdul Qadir Jailani, seorang ulama besar yang sejak kecil dididik untuk jujur dalam segala situasi.

Kisah itu kata dia menjadi simbol pentingnya akhlak dan integritas sejak dini, yang menurutnya, hanya bisa tumbuh jika anak-anak mendapat pendidikan agama secara mendalam seperti yang diajarkan di madrasah.

“Jadilah anak yang jujur. Nasihat paling sederhana dari seorang ibu bisa menyelamatkan dunia. Anak-anak madrasah hari ini adalah pejuang kejujuran masa depan,” ujarnya

Nasaruddin juga mengungkapkan bahwa tiga anaknya adalah alumni MAN 4 Jakarta, dan seluruhnya berhasil menempuh pendidikan tinggi hingga menjadi dokter serta melanjutkan studi di dalam dan luar negeri.

“Ini bukti bahwa madrasah adalah tempat terbaik untuk menyiapkan masa depan. Jangan ragu menjadi bagian dari madrasah. Anak-anak hebat akan lahir dari sini,” ujarnya.

Namun tidak hanya siswa, guru-guru juga menjadi perhatian utama, guru madrasah adalah mursyid atau pembimbing spiritual, bukan sekadar pengajar.

Jadi Simbol Diplomasi Budaya, Menbud Fadli Zon Serahkan Keris ke Museum Nasional Tiongkok

Jadi Simbol Diplomasi Budaya, Menbud Fadli Zon Serahkan Keris ke Museum Nasional Tiongkok

Menbud Fadli Zon lakukan kunjungan ke Museum Nasional Tiongkok (National Museum of China/NMC) di Beijing.

Dalam rangka mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan Tiongkok, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, melakukan kunjungan ke Museum Nasional Tiongkok (National Museum of China/NMC) di Beijing.

Kunjungan ini diawali pertemuan dengan Wakil Direktur Museum Nasional Tiongkok Chang Weiming, serta penyerahan simbolik keris, warisan budaya Indonesia yang telah diinskripsi UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda sejak 25 November 2005.

Dalam pertemuan ini, Menteri Fadli Zon menegaskan pentingnya diplomasi budaya dalam membangun hubungan antarbangsa.

“Penyerahan keris ini adalah jembatan persahabatan antara dua peradaban besar dan tua di dunia yakni Tiongkok dan Indonesia,” ucap Fadli Zon.

Museum Nasional Tiongkok menyimpan lebih dari 1,4 juta koleksi, mencakup artefak kuno dan modern, keramik, manuskrip, dan berbagai karya seni klasik. Di antaranya, terdapat lebih dari 815.000 artefak budaya kuno, 340.000 artefak budaya modern, dan hampir 6.000 benda budaya Tingkat Satu (Grade One cultural relics).

Museum ini dikenal dengan pameran permanennya seperti “Ancient China”, “The Road of Rejuvenation”, dan “The Road of Rejuvenation: New Era”, yang menampilkan sejarah panjang peradaban Tiongkok dari zaman prasejarah hingga era modern. Koleksi museum mencakup berbagai dinasti penting seperti Shang, Zhou, Qin, Han, Tang, hingga Qing, serta menampilkan kekayaan warisan budaya Tiongkok seperti perunggu kuno, keramik, batu giok, tekstil, dan lainnya.

Wakil Direktur Chang Weiming menyambut hangat kunjungan ini dan menyampaikan apresiasi mendalam atas penyerahan keris.

Dalam 6 Minggu, 798 Warga Tewas saat Coba Akses Bantuan di Gaza

Dalam 6 Minggu, 798 Warga Tewas saat Coba Akses Bantuan di Gaza

Dalam 6 Minggu, 798 Warga Tewas saat Coba Akses Bantuan di Gaza (Reuters)

Kantor Hak Asasi Manusia PBB menyatakan pada Jumat (11/7/2025), pihaknya mencatat setidaknya 798 kematian dalam enam minggu terakhir di titik-titik bantuan di Gaza. Titik bantuan itu dikelola Yayasan Kemanusiaan Gaza yang didukung AS dan Israel. 

1. 798 Warga Tewas

GHF menggunakan perusahaan keamanan dan logistik swasta AS untuk mengirimkan pasokan ke Gaza. Sebagian besar melewati sistem yang dipimpin PBB yang dituduh Israel telah membiarkan Hamas menjarah kiriman bantuan yang ditujukan untuk warga sipil. Namun, Hamas membantah tuduhan tersebut.

Setelah kematian ratusan warga sipil Palestina yang mencoba mencapai pusat bantuan GHF di zona operasi pasukan Israel, PBB menyebut model bantuannya “pada dasarnya tidak aman”. PBB menyatakan ini melanggar standar imparsialitas kemanusiaan. 

“(Dari 27 Mei) hingga 7 Juli, kami telah mencatat 798 pembunuhan, termasuk 615 di sekitar lokasi Yayasan Kemanusiaan Gaza, dan 183 kemungkinan di jalur konvoi bantuan,” ujar juru bicara Kantor Hak Asasi Manusia PBB (OHCHR) Ravina Shamdasani, dalam jumpa pers di Jenewa., melansir Reuters, Sabtu (12/7/2025)

Ratusan Ribu Penerima Bansos Terindikasi Judol

Ratusan Ribu Penerima Bansos Terindikasi Judol, Ketua DPR: Telusuri Tuntas!

Ketua DPR RI Puan Maharani

 Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah untuk menelusuri dan melakukan validasi menyeluruh terhadap data penerima bantuan sosial (bansos) yang disebut terlibat dalam transaksi judi online. Langkah ini dilakukan setelah PPATK mengungkap lebih dari 571 ribu penerima bansos terindikasi bermain judi daring dengan nilai transaksi mencapai Rp957 miliar.

“Temuan ini harus ditindaklanjuti dengan hati-hati dan ditelusuri secara tuntas. Validasi data sangat penting agar jangan sampai masyarakat rentan yang seharusnya dilindungi justru menjadi korban dua kali: datanya disalahgunakan, lalu bantuan sosialnya dihentikan,” kata Puan, Jumat (11/7/2025).

Puan menekankan, data PPATK harus dijadikan dasar awal dalam melakukan verifikasi, bukan langsung digunakan untuk mengambil keputusan pemotongan bansos.

“Dalam kasus judol, banyak modus yang melibatkan jual beli rekening dan penyalahgunaan identitas, termasuk NIK penerima bantuan,” sebutnya.

Bisa jadi memang ada penerima bansos yang benar-benar terlibat. Tapi bisa juga ada yang tidak tahu dan datanya disalahgunakan. Pemerintah harus menelusuri ini secara tuntas dan berkeadilan,” imbuh Puan.

Gencatan Senjata di Gaza Hampir Tercapai, Hamas Setuju Bebaskan 10 Sandera Israel

Gencatan Senjata di Gaza Hampir Tercapai, Hamas Setuju Bebaskan 10 Sandera Israel

Gencatan Senjata di Gaza Hampir Tercapai, Hamas Setuju Bebaskan 10 Sandera Israel (Reuters)

Hamas mengatakan telah sepakat untuk membebaskan 10 tawanan Israel sebagai bagian dari upaya untuk mencapai gencatan senjata di Jalur Gaza. Namun, kelompok pejuang Palestina itu memperingatkan bahwa perundingan gencatan senjata yang sedang berlangsung sulit mencapai kesepakatan karena aksi pihak Israel.

Komentar Hamas, yang disampaikan pada Rabu (9/7/2025), itu muncul ketika pasukan Israel menewaskan setidaknya 74 orang di Gaza.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang menjadi salah satu pihak penengah perundingan, kembali mengungkapkan harapan bahwa gencatan senjata dapat segera dicapai. Sementara pihak Hamas mengatakan bahwa perundingan itu memiliki beberapa poin penting, termasuk aliran bantuan yang sangat dibutuhkan, penarikan pasukan Israel dari Gaza, dan “jaminan nyata untuk gencatan senjata permanen”.

Pejabat Hamas Taher al-Nunu mengatakan kelompoknya menyetujui proposal gencatan senjata terbaru dan “menawarkan fleksibilitas yang diperlukan untuk melindungi rakyat kami, menghentikan kejahatan genosida, dan memungkinkan masuknya serta mengalirnya bantuan secara bebas dan bermartabat kepada rakyat kami hingga perang benar-benar berakhir”.

Ia menambahkan bahwa wilayah-wilayah yang harus dituju pasukan Israel sebagai bagian dari fase pertama gencatan senjata harus dirancang sedemikian rupa sehingga tidak memengaruhi kehidupan warga Palestina dan “membuka jalan bagi fase kedua negosiasi”.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan ada “peluang yang sangat besar” akan terjadinya gencatan senjata di Gaza, saat berada di Gedung Putih untuk bertemu dengan Trump pekan ini. Namun, komentar terbaru dari Netanyahu menipiskan harapan tersebut.

“Namun ada kemungkinan besar kita akan mencapai penyelesaian, kesepakatan dalam bentuk apa pun, minggu ini dan mungkin minggu depan jika tidak,” kata Netanyahu, sebagaimana dilansir Al Jazeera, Kamis (10/7/2025).